JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta melaporkan adanya pertumbuhan positif pada sektor pariwisata ibu kota. Sepanjang tahun lalu, mayoritas wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Jakarta didominasi oleh turis asal China, Malaysia, dan Singapura.
Dalam tayangan video terbaru yang diunggah di kanal YouTube resmi BPS DKI Jakarta, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Dwi Paramita Dewi, memaparkan bahwa jumlah kunjungan turis asing ke Jakarta pada tahun 2023 mengalami lonjakan sebesar 109,06 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2022, BPS mencatat sebanyak 938.991 kunjungan wisman. Angka tersebut melonjak drastis pada tahun 2023 menjadi sekitar 1,97 juta kunjungan.
Dominasi Turis dari China, Malaysia, dan Singapura
Lebih lanjut, Dewi merinci bahwa turis asal China merupakan kelompok wisatawan mancanegara terbesar yang berkunjung ke Jakarta.
“Sepanjang tahun 2023, wisatawan asal China menjadi kelompok pengunjung mancanegara terbanyak ke Jakarta,” jelas Dewi dalam video yang disiarkan langsung pada tanggal 5 Februari tersebut. “Jumlah turis China mencapai 319.802 orang, yang menyumbang porsi sebesar 16,29 persen dari total keseluruhan pengunjung internasional.”
Menyusul di belakang China, Malaysia dan Singapura menjadi negara kontributor wisatawan terbanyak berikutnya ke Jakarta sepanjang tahun lalu.
“Wisatawan dari Malaysia dan Singapura masing-masing menempati peringkat kedua dan ketiga,” tambah Dewi. “Terdapat 237.928 wisatawan dari Malaysia yang mewakili 12,12 persen, serta 153.254 wisatawan dari Singapura yang mencakup 7,81 persen.”
Indikator Pemulihan Pariwisata Pascapandemi
Menurut BPS DKI Jakarta, peningkatan signifikan dalam jumlah kunjungan turis asing ini sangat berkaitan erat dengan tren pemulihan global pascapandemi COVID-19.
Hanya pada bulan Desember 2023 saja, tercatat sebanyak 174.111 kedatangan internasional melalui pintu masuk utama, yakni Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Pelabuhan Tanjung Priok.
Kendati demikian, BPS juga mencatat sebuah anomali kecil di penghujung tahun, di mana angka kunjungan pada Desember 2023 ini sedikit lebih rendah dibandingkan dengan jumlah kedatangan internasional pada bulan Desember di tahun sebelumnya, yang sempat menyentuh angka 191.461 kunjungan. Secara keseluruhan, tren tahunan menunjukkan kebangkitan pariwisata yang sangat kuat bagi Jakarta.

